Ceramah Agama

Ditulis: Senin, 06 April 2015

Banjarbaru Selasa (31 Maret 2015) Walikota Banjarbaru HM Ruzaidin Noor, didampingi Kepala BKD & Diklat Kota Banjarbaru Drs Firdaus Hazairin, saat menghadiri ceramah agama rutin diAula Gawi Sabarataan Kota Banjarbaru, dan diisi oleh penceramah ustad Drs H Ruspandie serta dihadiri karyawan/karyawati di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru. Sebekun ceramah agama di mulai terlebih dahulu dibacakan Ayat suci Al Qur’an oleh saudara Mawardi dan saritilawah oleh saudari Cici.

Walikota Banjarbaru HM Ruzaidin Noor mengatakan bahwa ceramah agama akan disampaikan oleh ustad Drs H Ruspandie yang juga Ketua Umum Masjid Agung Al Munawarah. Apa yang disampaikan beliau nantinya akan dapat diterapkan pada lingkungan kerja kita masing-masing maupun dalam kehidupan dan bermasyarakat. Pembinaan mental dan moral Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan bagian integral dari pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur pemerintah secara keseluruhan. Tentu saja hal ini berkaitan dengan fungsi PNS sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Pembinaan PNS sangat penting karena fungsinya yang sentral dalam pembangunan bangsa dan negara. PNS yang memiliki mental dan moral yang baik dapat mendorong bagi terwujudnya kepemerintahan yang baik (good governance) dan pemerintah yang bersih (clean government) sebagai bagian integral dari pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur pemerintah.

Menyadari arti peran tersebut, maka upaya yang terus menerus untuk melakukan pembinaan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus dilakukan melalui berbagai upaya salah satunya adalah melalui ceramah agama.Walikota berharap agar menjadikan kegiatan keagamaan ini sebagai upaya untuk menyegarkan rohani kita semua guna lebih meningkatkan kualitas mental spiritual para aparatur pemerintah sehingga nantinya dapat menumbuhkan kesadaran moral yang tinggi untuk memberikan pengabdian yang tulus dan ikhlas kepada masyarakat, bangsa dan negara.Oval Callout: 4 Ketulusan dan keikhlasan bekerja ini merupakan salah satu ibadah yang bernilai disisi allah subhanahu wata’ala. Karena itu, mari kita motivasi diri kita masing-masing untuk bekerja dengan sungguh-sungguh memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Dalam tausyiahnya ustad Drs H Ruspandie menyampaikan Sesungguhnya modal utama seorang muslim dalam hidup ini adalah waktu, karena di situlah kehidupan manusia. Dia lebih berharga dari harta bahkan lebih mahal nilainya dari harta. Hal ini dapat kita lihat bersama-sama ketika seseorang yang sedang menghadapi sakaratul maut, lalu dia meletakkan seluruh kekayaannya supaya dengan harta tersebut umurnya bisa bertambah satu hari, maka apakah yang dilakukannya tersebut mampu menambah umurnya. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam haditsnya: "Tidak akan beranjak kaki seorang hamba di akhirat kecuali setelah ditanya tentang empat perkara: ditanyakan tentang umurnya lalu bagaimana ia menggunakannya dan ditanyakan kepadanya tentang ilmu yang didapatkannya lalu apa yang dilakukannya dengan ilmu tersebut, ditanyakan kepadanya tentang harta yang ia dapatkan dari mana ia mendapatkannya dan kemana harta itu dibelanjakan dan ditanyakan kepadanya tentang jasadnya lalu kemana dipergunakannya.

Ustad Drs H Ruspandie juga mngingatkan agar selalu berbuat baik terhadap sesama. Gelisah merupakan salah satu penyakit hati yang sangat berbahaya. Satu penyakit hati ini saja mampu memberikan berbagai efek negatif dalam kehidupan seseorang. Karena gelisah, seseorang dapat terjerumus kepada pelarian yang tidak semestinya, seperti malas belajar dan sekolah, malas bekerja, minum minuman yang memabukkan dan menggunakan obat-obatan terlarang (miras), terjerumus pada seks bebas, terdampar dalam dunia diskotik yang penuh dengan maksiat, dan berbagai sarana pelarian lainnya yang mengandung unsur-unsur maksiat. Jadi, satu penyakit hati ini saja dapat menimbulkan berbagai macam efek negatif dalam kehidupan seseorang, minimal akan menurunkan dan atau menghilangkan prestasinya, dan maksimal akan melemparnya ke limbah maksiat dan dosa. Gelisah, memang satu penyakit hati yang sangat berbahaya namun hampir tidak pernah dipertimbangkan oleh kebanyakan manusia. Karena, biasanya mereka sudah memiliki cara masing-masing untuk menghilangkan gelisah tersebut. Ada yang menghilangkannya dengan cara-cara yang sesuai atau tidak melanggar syariat, namun banyak pula yang menghilangkan penyakit tersebut dengan cara-cara yang menyimpang dari syariat. Akibatnya, gelisah mereka hilang, dosa pun menerkam. (Upik Hms Pemko Bjb)

Sumber : http://humas.banjarbarukota.go.id/index.php/informasi/kegiatan/item/1413-ceramah-agama