Wakil Walikota Jadi Pembina Apel Gabungan

Ditulis: Jumat, 09 Januari 2015

Banjarbaru Senin (05 Januari 2015) Wakil Walikota Banjarbaru H Ogi Fajar Nuzuli menjadi pembina pada apel gabungan dilingkungan Pememerintah Kota Banjarbaru, diikuti oleh seluruh karyawan/karyawati dilingkungan Pememerintah Kota Banjarbaru, bertempat di Lapangan Murjani Kota Banjarbaru.

Wakil Walikota Banjarbaru dalam sambutannya pada apel gabungan dilingkungan Pememerintah Kota Banjarbaru, mengucapkan Selamat Tahun Baru 2015, satukan tekad agar tahun ini harus lebih baik dari sebelumnya. Karena, jika sama saja capaian kita sebagai makhluk yang diciptakan hanya untuk beribadah, baik itu mahdhoh atau yang ghairu mahdhoh kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa, masih dikatakan MERUGI, apalagi kalau lebih rendah tingkat capaiannya. Sekali lagi, mari kita tekadkan tahun 2015 HARUS lebih baik dari tahun 2014. Wakil Walikota juga menyampaikan terkait tugas PNS dalam penyelenggaran pemerintahan dalam bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan :

Yang pertama, kepada semua Kepala SKPD, yang telah membuat Renja dalam bentuk kegiatan-kegiatan di RKA 2015 berdasarkan Renstra-nya, lihat kembali pencapaian target pertahun mulai tahun 2011 hingga tahun 2015 ini, apakah sudah tercapai, melampaui target atau ada yangbelum tercapai. Segera evaluasi dan laporkan secara tertulis kepada Bappeda. Ini berhubungan dengan tahun terakhir pelaksanaan RPJMD 2011-2015 yang merupakan perwujudan visi dan misi kami selaku Walikota dan Wakil Walikota terpilih dalam membangun Kota Banjarbaru. Ini penting, karena pada triwulan pertama tahun 2015, akan disusun RPJMD 2016-2020 sebagai tahapan ketiga dari pelaksanaan RPJP Kota Banjarbaru 2005-2025 yang nantinya akan dipadukan dengan visi misi kepala daerah yang baru. Yang kedua, saat ini, penyelenggaraan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden RI Bapak Ir.H.Joko Widodo dan Bapak Drs. H.Muhammad Jusuf Kalla sangat mendorong kepada kementrian, non kementerian dan lembaga yang langsung bertanggung jawab kepada presiden serta pemerintah daerah untuk mengimplementasikan electronic government atau yang dikenal dengan e-govt, pada pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya yang terintegrasi. Karena sudah terbukti, penyelenggaraan tugas pemerintah, dalam aspek internal pemerintah itu sendiri dan aspek pelayanan kepada publik, yang dibantu teknologi informatika dan komunikasidari hulu hingga hilir, yang sudah jalan mekanismenya akan menghasilkan efisiensi anggaran, pelayanan yang transparan, baik serta murah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan pegawai dan masyarakat. Kita lihat Pemko Surabaya, Pekalongan, Aceh, dan lain-lain, yang sudah melaksanakan hal itu, sehingga pegawai disana malah mencari pekerjaan, tidak menghindari pekerjaan, karena reward yang mereka terima sudah proporsional.

Wakil Walikota Banjarbaru berharap Kepada Plt.Sekretaris Daerah untuk membuat tim kelompok kerja khusus atau task force percepatan implementasi e-government di Kota Banjarbaru. Laksanakan rencana aksi daerah sebagaimana dalam Roadmap sistem inovasi daerah (SIDa) tentang e-government terintegrasi yang melibatkan semua SKPD, sehingga target pada tahun 2015 dan 4 tahun berikutnya dapat tercapai bahkan jika mungkin melebihi target. Pada tanggal 11 Desember 2014yang lalu, Walikota sudah mengeluarkan Keputusan Walikota Nomor 188.45/470/KUM/2014 tentang Penetapan Pelaksanaan Paten (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan) berbasis Online pada Kecamatan dan Kelurahan Se Kota Banjarbaru, yang mana per Januari 2015 ini dilaksanakan. Saya mendapat laporan ada beberapa kendala yang mungkin pelaksanaannya tertunda dari waktu yang ditetapkan seperti masalah jaringan yang kurang maksimal, aplikasi yang belum siap dan SDM yang belum semuanya dilatih.Selain Paten Online, pada tahun inij uga kita akan bekerjasama dengan pihak Kementerian Kominfo untukpemanfaatan aplikasi gratis dan tersertifikasi yaitu SIMAYA (aplikasi perkantoran maya) untuk E- Office Pemerintahan dan SICANTIK (aplikasi layanan publik) untu kpelayanan public Sehingga sejalan dengan tugas Task Force yang dibentuk, bantu dengan berbagai cara yang bersifat taktis, sehingga segera dapat diimplementasikan. Semua SKPD agar membantu dan mendukung Tim khusus Percepatan Implementasi E-gov ini secara bertahap dan konsisten. (Upik Hms Pemko Bjb)

sumber : http://humas.banjarbarukota.go.id/index.php/informasi/kegiatan/item/1088-wakil-walikota-jadi-pembina-apel-gabungan